Beberapa minggu terakhir ini saya agak resah karena belum ada kabar dari migrationsverkett (kantor imigrasi di swedia) mengenai hasil perpanjangan residence permit saya. Sebelumnya migrationsverkett mengirimkan surat yang isinya saya harus mengkonfirmasi kecukupan dana selama tinggal disana untuk tahun kedua, dan sudah saya konfirmasi, dan setelah itu…. tidak ada kabar lagi. Setelah menunggu 1 bulan, akhirnya saya putuskan untuk mengirimkan ulang semua aplikasi residence permit saya. Sayangnya salah satu scholarship certificate tertinggal di Umea, tidak saya bawa ke Indonesia. Terpaksa harus kirim email ke Birgitta, administrator kampus untuk minta dibuatkan softcopynya.
Tapi ternyata Birgitta punya inisiatif lain, dia menelpon langsung ke migrationsverkett untuk menanyakan hasil perpanjangan residence permit saya, dan ternyata sudah jadi sejak tgl 30 Juni lalu.
Yang jadi masalah adalah istilah visa dan residence permit. Saya terbiasa dengan kata visa sementara sebenarnya saya justru tidak punya visa, punyanya residence permit, karena saya tinggal di swedia lebih dari 3 bulan. Visa dibuat untuk orang-orang yang hanya berkunjung singkat ke Swedia. Nah salahnya saya selalu menanyakan hasil visa saya ke kedutaan, dan mereka selalu mengecheck di database visa, tentu saja tidak ada nama saya.
Tapi begitu saya konfirmasi ke kedutaan tanggal pengiriman hasil perpanjangan residence permit, barulah mereka mengerti kalau yang saya tunggu bukan visa tapi residence permit. Hehe.. yang salah saya juga sih. Kalau nanyanya bener tentunya nggak perlu khawatir berminggu-minggu hehe… Tapi tetep aja sampai sekarang masih bilang visa untuk residence permit… pengumuman di YM juga begitu… thanks god, visaku OK! halah… visa lagi..visa lagi…




No comments yet
Comments feed for this article