Sudah duduk berjam-jam didepan macbook tercinta, tapi tetap tidak ada satu katapun tertulis di halaman blog ini. Awalnya ingin menulis tentang asiknya “fika” dengan teman-teman Indonesia. Tapi ide-ide yang lain bermunculan dan akhirnya bingung mau menulis yang mana dulu. Account ini bahkan sudah dibuat hari Minggu, 18 Maret 2007, tapi posting pertama baru ditulis hari ini, Minggu juga, 4 November 2007. Butuh waktu 232 hari!!!!
Kesulitanku yang pertama adalah malas, kedua terlalu banyak ide yang ingin dituangkan sekaligus dan bahasa yang digunakan. Rasa malas ini sebenarnya mudah dihilangkan dengan membaca blog orang lain. Setelah baca, biasanya jadi punya ide, dan rasanya ingin langsung di tuangkan. Tapi begitu buka halaman blog, langsung bingung lagi, karena rasanya ingin menulis yang terbaik untuk postingan blog yang pertama. Lupa kalau orang baca blog dari postingan terakhir atau via searching tools, dan bukannya baca blog dari postingan pertama. Bahkan mungkin postingan pertama itu tidak akan ada yang membaca. Jadi, akhirnya diputuskan tulis apa aja lah, yang penting terisi.
Akhirnya account wordpress ini dibuka, dan kemudian bengong lagi…. mau nulis apa yah…. sepertinya kalau menulis tentang fika nggak asik. Tentang kehidupan baruku, teman-teman baru, aktivitas baru di sweden??? Ah, itu terlalu banyak… bisa berpuluh-puluh halaman posting jadinya. Bisa-bisa dikira pamer kehidupan luar negri lagi. Tentang topik chat terakhir??? Ah… terlalu sederhana. Tentang public health issues??? Ah, terlalu serius… nanti orang lain kira ini blog ilmiah…. Nah, di akhir fase pilah memilah topik, aku sampai juga pada kesimpulan kalau aku masih juga memikirkan pendapat orang lain. Lupakanlah apa pendapat orang…. biarkan mereka berkomentar dan belajar membuat yang lebih baik lagi esok hari. Tidak ada orang yang posting pertamakali di blog dan langsung dibaca jutaan orang di dunia. Hampir tidak mungkin. Mungkin terjadi sih kalau itu presiden, dia posting di blognya, dan diumumkan di media massa. Misal judul postingannya “rendahnya pajak di negara ini”… wah..itu pasti langsung diserbu orang, yang sudah siap-siap dengan segala macam argumennya.
Tapi aku….. siapa aku…. cuman menuhin-menuhin servernya wordpress aja hehhehe…. Jadi, tidak penting siapa yang akan membaca tulisanku, tetapi apa yang kamu bisa berikan lewat tulisanmu. Seperti zakat… ga penting kamu tau siapa yang menerima zakatmu… yang penting kamu sudah menyerahkan 2,5% dari penghasilanmu.
Ok, akhirnya tulis apa saja yang paling disuka saat itu, yang penting itu tulisan yang bermanfaat, kalau tidak untuk orang lain, yaaaa untuk diri sendiri.
Prioritas ide sudah ada, muncul masalah ketiga…. pakai Inggris atau Indonesia yaaaa… Kalau pakai bahasa inggris teman-temanku bisa ikut baca, tapi aku masih kacau pakai grammarnya, dan mungkin nggak lancar alur pikirnya, karena terlalu memikirkan grammar dan bukannya jalan cerita. Tetapi dengan bahasa inggris aku bisa sekaligus belajar memperbaiki grammar dan menambah vocabulary. Pakai bahasa Indonesia…lebih gampang, tapi nggak bisa go international. Pusing dah.. tapi akhirnya diputuskan…aku bisa buat 2 blog yang sama dengan bahasa yang berbeda. Translatenya nanti-nanti saja (kalau tidak malas hahaha)
Ah akhirnya aku bisa lancar menulis juga… ternyata cuma butuh waktu 30 menit untuk menulis 1 post.
Semoga postingan ini bisa mengingatkan ku kalau aku sedang malas menulis… tidak perlu memikirkan orang lain, tuliskan saja apa yang aku suka.



Recent Comments